Siapa bilang jazz cuma urusan swing dan scat yang ribet? Di tangan Forum Jazz Indonesia (FJI), jazz bukan cuma genre musik, tapi denyut nadi kreatif yang merangkul banyak pihak — dari musisi muda yang baru belajar improvisasi, sampai promotor yang sudah kenyang makan asam garam festival.
Forum Jazz Indonesia (FJI) sendiri adalah organisasi nirlaba berbadan hukum perkumpulan yang berisi para jagoan di balik layar festival jazz se-Indonesia.
Didirikan oleh para tokoh penting — almarhum Djaduk Ferianto, almarhum Idang Rasjidi, Sigit Pramono, dan Donny Hardono — FJI lahir dari obrolan santai di grup medsos yang akhirnya serius kopdar perdana di Jogja pada 2017.
Februari 2020, FJI resmi berbadan hukum dan sejak itu mengatur kalender festival jazz di tanah air supaya nggak tabrakan jadwal. Hasilnya? Konflik jadwal festival jazz sudah jauh berkurang. Penonton happy, musisi santai, sponsor juga lebih lega napasnya.
Nah, setelah sukses ngurusin jadwal festival, FJI nggak mau berhenti sampai di situ. Mereka melangkah lebih ambisius dengan menggelar FJI Jazz Summit — sebuah ajang bertaraf nasional yang dikemas dalam diskusi panel, workshop edukatif, plus showcase talenta jazz yang menjanjikan.
Bacaan menarik: Jakarta After Dark
Intinya, ini bukan sekadar acara ngumpul-ngumpul sambil dengerin saxophone, tapi juga ajang untuk membangun ekosistem jazz lintas negara.
Dari IFI Thamrin ke @america
Setelah sukses menggelar FJI Jazz Summit perdana pada 2024 di IFI Thamrin Jakarta, tahun ini FJI Jazz Summit 2025 kembali hadir dengan format yang lebih padat dan bertabur agenda menarik. Catat tanggalnya:
- Panel Diskusi:
📍 @america, Jakarta
🗓 11 & 12 Juli 2025
🕝 13.30 – 15.30 WIB - Showcase:
📍 @america, Jakarta
🗓 11, 12 & 18 Juli 2025
🕖 19.00 – 20.30 WIB - Workshop:
📍 IFI Thamrin, Jakarta
🗓 19 Juli 2025
🕓 Waktu menyusul
Finance
Berita Olahraga
Lowongan Kerja
Berita Terkini
Berita Terbaru
Berita Teknologi
Seputar Teknologi
Berita Politik
Resep Masakan
Pendidikan

