“Lift, Jump, Run” — Dropset 4 Jadi Jawaban Adidas untuk Era Functional Training

“Lift, Jump, Run” — Dropset 4 Jadi Jawaban Adidas untuk Era Functional Training

Functional training sedang berada di puncaknya. Dari deadlift ke box jump, lanjut sprint pendek—semua dilakukan dalam satu sesi. Masalahnya klasik: banyak orang masih memaksakan satu jenis sepatu untuk semua gerakan. Hasilnya? Tidak stabil, cepat lelah, dan rawan cedera.

Adidas membaca celah itu dengan cukup serius. Lewat Dropset 4, brand ini menghadirkan sepatu training lintas fungsi yang dirancang untuk satu hal utama: menopang tubuh saat mengangkat, melenting saat melompat, dan tetap responsif saat berlari.

Jika sebelumnya lini Dropset identik sebagai sepatu angkat beban, versi keempat ini melangkah lebih jauh. Dropset 4 dirancang sebagai all-in-one training shoes—cukup satu pasang untuk seluruh spektrum latihan fungsional.

Evolusi dari Dropset 3

Sebagai penerus Dropset 3, Dropset 4 membawa peningkatan signifikan pada fleksibilitas dan stabilitas. Sepatu ini menawarkan keseimbangan antara platform yang kokoh untuk menahan beban dan responsivitas yang dibutuhkan untuk gerakan eksplosif. Mulai dari deadlift berat, box jump agresif, hingga lari pendek dalam circuit training—semuanya terasa lebih terkendali.

Teknologi di Balik Performa

Beberapa teknologi utama yang disematkan di Dropset 4 antara lain:

  • Geofit
    Bantalan khusus di area tumit untuk kenyamanan dan kestabilan saat mengangkat, melompat, maupun berlari.
  • Energy Rods
    Struktur internal yang membantu menopang tumit saat menahan beban berat, sekaligus memberi dorongan di bagian midfoot untuk gerakan eksplosif dan linear.
  • Repetitor Midsole
    Midsole responsif yang menjaga keseimbangan dan stabilitas di bagian tengah kaki tanpa mengorbankan kelincahan.
  • Foot Adapt Sock Liner
    Sock liner adaptif yang membantu kaki tetap “terkunci” di setiap posisi dan perubahan gerakan.

Diuji oleh Atlet, Dipakai Semua Level

Peluncuran Dropset 4 dibarengi kampanye global bertajuk “All You Need”, menegaskan bahwa sepatu ini dirancang untuk mengangkat, melompat, dan berlari—tanpa kompromi.

Sejumlah mitra Adidas turut menguji Dropset 4, mulai dari atlet basket asal AS Hailey Van Lith, entrepreneur Antonela Roccuzzo, atlet training asal Brasil Caio Cabral, hingga aktor Jerman Emilio Sakraya.

Sorotan utama jatuh pada Laura Horvath, atlet kompetitif training asal Hungaria, yang mengenakan Dropset 4 saat meraih juara pertama di salah satu kompetisi kebugaran paling elit di Aberdeen pada Oktober 2025. Sebuah validasi bahwa sepatu ini bukan sekadar gaya gym—tapi benar-benar performa.

Game Day di Jakarta

Untuk merayakan kehadiran Dropset 4, Adidas Indonesia menggelar All-You-Need Game Day, sebuah kompetisi relay yang menggabungkan angkat beban, lompatan, dan lari. Acara ini berlangsung di Empire Fit Club, Gelora Bung Karno Senayan, pada 31 Januari, dan menargetkan sekitar 150 peserta dari publik, komunitas, selebriti, hingga influencer.

Masyarakat umum dapat ikut serta dengan mendaftar melalui formulir di Instagram @adidasIndonesia.

Singkatnya: Satu sepatu. Semua gerakan. Tidak ada alasan salah pilih lagi.

Berita Terkini

Berita Terbaru

Daftar Terbaru

News

Berita Terbaru

Flash News

RuangJP

Pemilu

Berita Terkini

Prediksi Bola

Technology

Otomotif

Berita Terbaru

Teknologi

Berita terkini

Berita Pemilu

Berita Teknologi

Hiburan

master Slote

Berita Terkini

Pendidikan

Resep

Cek Ongkir Cargo

Togel Deposit Pulsa

Daftar Judi Slot Online Terpercaya

Slot yang lagi gacor

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *